Sabtu, 16 April 2011

Makanan Sehat Ala Cilutung II City

      
       Bicara soal makanan otak kita langsung memikirkan perut sedang butuh makan atau tidak. Jikalau sedang butuh, otak kita pun langsung memerintahkan agar mencari makanan yang dapat menenangkan rengekan perut kita. Ada banyak macam kuliner yang kita bisa temui di manapun  di satu bumi ini, terlebih di Indonesia yang disiniah surganya dunia makanan. Mulai dari pedagang kaki dua, lima, tujuh, sampai kaki duduk (resto), yang semuanya menjanjikan perut kita kenyang-sekenyang-kenyangnya.
      Ada yang beda dari kuliner biasanya yang mungkin anda temukan di tempat lain yang sering anda kunjungi. Disini terdapat makanan yang khas dan beda tentunya. Berikut makanannya.

Mixed Fruity Ala Chef Rendy


Makanan Hijau Ala Chef Rendy
Mixed FruityVegetables Saya-aya Ala Chef Rendy


Buah-buahab dan Sayuran hijau penunjang sehat juga kenyang

Jumat, 15 April 2011

Motivasi Belajar

      A. Pengertian 
Motivasi menurut Curzon (1983) berasal dari kota motus, movere = to move yang didefinisikan oleh ahli-ahli psikologi sebagai gejala yang meliputi golongan dan periaku yang mencari tujuan pribadi; kecendrungan untuk melakukan kegiatan yang berawal dengan stimulus atau dorongan yang kuat dan berakhir dengan respons penyesuaian yang tepat; yang membangun mengatur dan menunjang pola prilaku. Ada juga yang menjelaskan bahwa motivasi berasal dari kata motive yang aryinya dorongan atau kehendak, yang menyebabkan timbulnya semacam kekuatan sehingga seseorang bertindak atau bertingka laku. Motif itu mempunyai tujuan dalam psikologi disebut incentive, yang dapat didevinisikan dengan tujuan yang menjadi arah suatu kegiatan bermotif. Misalnya orang yang sudah suatu hari tidak makan, motifnya adalah lapar, insentifnya adalah makan. Oleh karena itu perilaku itu dilatarbelakangi oleh suatu motif, ia disebut juga “perilaku bermotif” yang dapat diartikan dengan tingkah laku yang dilator belakangi oleh adanya kebutuhan dan diarahkan pada pencapaian suatu tujuan, yakni kepuasan. Menurut Newcomb, et. Al (1978) secara sederhana dapat dikatakan bahwa perilaku bermotivasi mencakup segala sesuatu yang dilihat, diperbaruhi, dirasakan, dan dipikirkan seorang dengan cara yang sedikit banyakmya berintegrasi didalam ia mengajar suatu tujuan tertentu.
1. Kebutuhan
Pada manusia terdapat bermacam-macam kebutuhan yang dapat muncul setiap saat. Kebutuhan-kebutuhan yang pertama-tama harus dipenuhi adalah kebutuhan-kebutuhan yang jika tidak dapat terpenuhi manusia tak dapat mempertahankan hidupnya, seperti makanan dan oksigen. Kebutuhan-kebutuhan seperti ini disebut kebutuhan dasar atau kebutuhan-kebutuhan primer atau kebutuhan fisiologi. Akan tetapi, kalau hanya kebutuhan-kebutuhan primer saja yang terpenuhi, manusia tak dapat hidup wajar, sejahtera, sehat dan bahagia. Manusiia membutuhkan sesuatu yang lain, yang dapat memberikan perasaan sejahtera dan bahagia, seperti kebutuhan akan cinta, kasih sayang, pujian, kebebasan bertindak atau mengemukakan pendapat, rasa aman, jaminan, hak, dsb. Kebutuhan-kebutuhan semacam ini bersifat psikologis, yang disebut oleh ahli-ahli kebutuhan sekunder atau kebutuhan psikologis.
Menurut Ralph Linton ada beberapa kebutuhan psikologis yang harus dipenuhi, sebagai kebutuhan yang penting agar seseorang dapat hidup sejahtera tampa hambatan-hambatan dalam perkembangan intelek, emosional, maupun penyesuaian diri. Kebutuhan-kebutuhan itu adalah:
a. Respon emosional, misalnya pujian, perhatian, kasih sayang.
b. Perasaan aman, sehingga tidak merasa tertekan dalam menampilkan diri, mengemukakan ide atau pendapat.
c. Pengalaman atau hal yang baru, yang memberikan kesempatan untuk mengetahui, mengalami atau mempelajari sesuatu yang baru. Keinginan belajar, membaca surat kabar, dan semacamnya adalah perwujudan dari kebutuhan jenis ini.
Beberapa pembagian menurut Ralph Linton, masih ada beberapa pengelompokan yang dikemukakan oleh ahli lain. A.H. Maslow mengemukakan kebutuhan-kebutuhan yang harus dipenuhi agar perkembangan anak yang dapat berlangsung dengan baik. Kebutuhan-kebutuhan itu adalah:
a. Kebutuhan fisiologis
b. Kebutuhan akan perasaan aman (safety)
c. Kebutuhan akan kasih sayang dan kebutuhan memiliki dan dimiliki (love and belonging).
d. Kebutuhan untuk mengetahui dan memahami sesuatu (desire to know and to understand)
e. Kebutuhan akan penghargaan (esteem)
f. Kebutuhan untuk mengaktualisasikan atau mewujudkan diri sendiri (self actualization)
L. J. Cronbach mengemukakan macam-macam kebutuhan sebagai berikut:
a. Kebutuhan akan efeksi, keinginan seseorang untuk memperoleh sambutan atau perlakuan mesra dari orang lain, seperti orang tua, guru, atasan, dsb.
b. kebutuhan untuk diterima dilingkungan teman sebaya, atau dalam kelompok, agar tidak merasa tersisi.
c. Kebutuhan untuk diterima oleh tokoh-tokoh yang berpengaruh, dalam arti dipahami pendapat-pendapatnya, kemampuan dan prestasinya,
d Kebutuhan akan rasa bebas dan tidak tertekan dalam bertindak sejauh tidak bertentangan dengan norma-norma yang berlaku.
e. Kebutuhan akan harga diri, yang sangat dibutuhkan dalam mengembangkan rasa percaya diri.
2. Prilaku
Aspek kedua dari lingkungan motivasi adalah prilaku yang digunakan sebagai alat atau cara supaya tujuan dapat tercapain, yang oleh C.T. Morgan, disebut dengan istilah instrumental behavior.
Menurut C.T. Morgan, instrumental behavior itu adalah:
a. Aktivitas. Aktivitas ialah gerakan-gerakan yang timbul menyertai adanya kebutuhan, seperti gerakan-gerakan bayi yang sedang lapar, atau gerakan-gerakan gelisah yang ditunjukkan oleh orang yang sedang menunggu seorang yang sangat diharapkan kedatangannya.
b. Gerakan-gerakan naluria. Gerakan-gerakan yang dilakukan tampa latihan sebelumnya.
c. Refleks. Gerakan yang diperlihatkan oleh seseorang untuk melindungi tubuh dari kemungkinan cacat atau cidera. Gerakan ini cepat sekali karena perintah bergerak tidak sampai ke otak.
d. Belajar secara instrumental. Mempelajari sesuatu tampa sengaja. Kejadian yang selalu berulang cenderung berlangsung secara otomatis. Belajar secara instrumentalnmenggunakan prinsip otomatisme dalam proses belajar.
3. Tujuan
Tujuan dapat berfungsi motivasi prilaku. Tujuan juga menentukan tingkat keaktifan kita dalam prilaku, karena perilaku selain ditentukan oleh motif dasar juga ditentukan oleh keadaan dari tujuan. Disamping ada tujuan utama (primary goal), ada pula tujuan sekunder (secondary goal). Seorang anak yang ingin makan menangis. Ibunya selalu mengendong sambil memberi makan. Kebutuhan utamanya makan terpenuhi, tetapi ia juga merasa senang karena digendong, maka kebutuhan skundernya juga terpenuhi yaitu:

      B. Motivasi Instrinsik Dan Ekstrinsik
Dari mana motivasi itu bersumber? Sumber datangnya motivasi biasanya digolongkan kedalam dua: dari dalam dan dari luar diri orang yang bermotivasi. Motivasi yang bersumber dari dalam diri seseorang disebut motivasi instrinsik dan motivasi yang bersumber dari luar diri seseorang disebut motivasi ekstrinsik.
Motivasi intrinsik didasarkan pada teori bahwa dalam diri manusia terdapat dorongan-dorongan yang bertujuan untuk mencapai pemuasan. Dorongan-dorongan itu tidak dipelajari tapi bekerja secara naluria. Teori instrinsik didasarkan pada teori pengaruh lingkungan atau proses belajar. Bahwa keinginan-keinginan itu tidak semuanya bersumber dari naluri, tetapi sebagian adalah hasil proses belajar atau pengaruh lingkungan.

      C. Pentingnya Motivasi Dalam Belajar
Mereka pada umumnya berpendapat bahwa orang hanya dapat belajar dengan penuh perhatian kalau didalamnya ada kebutuhan, ada minat, ada harapan atau cita-cita yang ingin dicapai sehubungan dengan ini ada yang menyarankan 4 kondisi motivasi yaitu minat, yaitu: relevansi, harapan untuk berhasil, dan kepuasan. Minat menunjukkan apakah rasa ingin tahu siswa dibangkitkan dan dipelihara secara terus menerus sepanjang kegiatan pembelajaran, sedangkan relevansi menunjukkan adanya keterkaitan antara kebutuhan siswa dengan aktifitas belajar. Harapan menunjukkan kemungkinan sisiwa mencapai keberhasilan dalam belajar, sedangkan kepuasan menunjukkan gabungan hadiah ekstrinsik dengan motivasi, atau kesesuaian dengan yang diantisipasi siswa.

      D. Fungsi Motivasi
Pada umumnya ahli mengakui bahwa motivasi itu bekerja menurut tiga fungsi yang penting, yaitu:
1. Fungsi Memberikan Kekuatan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sisiwa yang berprestasi motivasinya lebih tinggi dari pada siswa yang kurang berprestasi. Dalam mengajar suatu tujuan, seorang bisa dihingggapi kebosanan kejenuhan yang mengarah kepada keputusasaan.
2. Fungsi Menyaring
Motivasi tidak bekerja serampangan, melainkan memilih objek-objek sesuai dengan minat atau harapa-harapan. Motivasi bukan hanya menyaring apa yang akan dikerjakan, tetapi ia juga menyaring bagaimana mengerjakan. Oleh sebab itu, yang berbeda untuk mengatasinya, berbeda dalam memilih prioritasnya, dan berbeda dalam menentukan urutan pelaksanaan, dan sebagainya.
3. Fungsi Mengarahkan
Motivasi juga berfungsi mengarahkan prilaku, ketepatan arah dan sasaran dalam bertindak sangat penting, untuk menghindari pemborosan waktu dan tenaga. Motivasi sebagai pengarah perilaku sangat penting dalam proses belajar.
Motivasi sebagai pembangkit energy, penyaring kegiatan, dan pengarah perilaku berhubungan erat dengan minat dan sikap. Pemisahan satu fungsi motivasi dari keseluruhan pola tekanan dari dalam yang mengespresikan dirinya sendiri sebagai perilaku yang tampak tidak mungkin dilakukan.

Sumber: Salmiati Dkk (Universitas Muhammadyah Makasar)

true_jelek prolo'gue

benar2 jelek
 Kenangan berharga menjumpai pada suatu hari, dimana gue/gw/akuh/sayah sedang menikmati kegelisahan karena harus melakukan perjalanan yang sangat melelahkan. Detik memaksaku harus memilih apa pun yang akan terjadi karena sudah menjadi suratan takdir. Tak bisa dihindarkan apalagi dihindari. Sungguh.
Akhir abad delapan puluhhan yang menjadi saksi bisu ku harus jalani detik-detik hidup. Saat semua berada dalam krisis dan kritis multidimensional, berkepanjangan dan berkeping-kepingan(!???).
Ini bukan tentang sebuah hari dimana lahirnya raga nan molek ini, akan tetapi sederet usaha untuk mendapat kelayakan hidup serta kenikmatan mati. Dari detik pertama ku terbentuk oleh dua jenis bahan yang berbeda, nutfah yang berbeda, senyawa yang jelas-jelas beda tapi sama(bingung kan? Apalagi gue yang basic’nya tukang bubur).
 Bukan saat itu aku/gw/gue/sayah/abi mulai berpikir, tapi saat ketika ku bisa berpikir. Entah kapan dan dimana. Kini hanya berupa kesadaran, bukan pikiran.
Berharganya suatu kenangan, itu karena kenangan selalu seperti bekas luka goresan, tusukan, atau bisa jadi sayatan. Bekasnya takkan cepat hilang dimakan kulit, atau memang tak takkan pernah hilang. Membekas hingga mati.
“Mulai dari manakah hidup?” sejak lahir? Atau sejak Bunda dan Papah “bercinta”? dan mengalami pembuahan. Atau mungkin juga sejak dikasih nyawa sama Tuhan?. Kapan?. Ternyata jawabannya adalah ketika gua/ane/akuh/samyah tahu gua/ana/abdi/diriku hidup, mengerti, memahami, meresapi, menstimulasi, ngerorganisasi, melihati, membumbui, serta mencumbui. Sejak sekian lama gua tidak tahu arah hidup ini akan kemana, dan ternyata arahnya ke keyakinan. Andai gua mati kemarin, kalau tidak ada keyakinan. Gw tidak tahu apakah itu merupakan sebuah hidup.
Hari pertama di detik pertama, perjalanan menunjukan konsepsi kemegahan dunia, bagaimana tidak perbandingan dunia rahim dan dunia ini sangat jauh bedanya dan rasa itu dirasakan hari ini dengan tulisan ini. Memulai hidup nan berat1 dan ringan2 ini rasa-rasanya ingin sesekali menempelkan hari lalu dalam sebuah kertas, berhaga tidaknya sebuah history tergantung berapa banyak orang yang mau menghargai sebuah karya walaupun hanya dengan lembaran GOCAP bahkan CEPE (matrealistis mode on). Tapi walaupun demikian itu baru pikiran Si Miskin intelektual-material yang dipaksa untuk tetap survive di wajah, pantat, kepala, badan dan muka bumi ini. Haru pilu.

*1: Keadaan yang mungkin sekarang sangat gampang dibayangkan (miskinus parianus) cari aja di Indonesia, gampang kan?
*2: Kata untuk mengobati keadaan yang dalam tanda kutip BERAT. 

Nina Tamam-Lolypop Love Liryc

Cinta itu indah
Saat kita senang atau saat susah

Tak pernah ku menyesal
Telah memilih dirimu
Dengan perbedaan yang ada
Namun kita masih bersama

Kadang aku yang selalu egois
Dan kamu yang slalu tak perduli..i..i..
Dengan sikapku yang tak mau tahu
Dan kamu yang tak bisa tuk mengalah

Oh cinta ini indah
Saat kita bersama
Tak perduli saat senang dan saat susah
Kita kan selalu menjaga

Oh cinta ini indah
Saat kita bersama
Dan bila bosan benci menghampiri
Cinta kan membawa kita kembali
Di satu lollipop love, lollipop love
It’s like a lollipop love, lollipop love

Satu dua kali kita pernah saling membenci
Ketiga empat kali kita juga saling tak bicara

Namun tak sanggup ku berlama-lama
Dengan hari-hari tanpa dirimu
Aku butuh teman untuk bicara
Dan kamu selalu ada tuk mendengar

Oh cinta ini indah
Saat kita bersama
Tak perduli saat senang dan saat susah
Kita kan selalu mencinta

Oh cinta ini indah
Saat kita bersama
Dan bila bosan benci menghampiri
Cinta kan membawa kita kembali
Di satu lollipop love, lollipop love
It’s like a lollipop love, lollipop love

Kadang merah kadang biru
Kadang hijau dan ungu
Berwarna warni cinta kita
It’s like a lollipop, lollipop love
It’s like a lollipop, lollipop love

Oh cinta ini indah
Saat kita bersama
Tak perduli saat senang dan saat susah
Kita kan selalu mencinta

Oh cinta ini indah
Saat kita bersama
Dan bila bosan benci menghampiri
Cinta kan membawa kita kembali
Di satu lollipop love, lollipop love
It’s like a lollipop love, lollipop love

Oh love, lollipop love, lollipop love…
Love love, lollipop love
Oh love, lollipop love…

Kamis, 07 April 2011

Gaya Hidup Orang Pinggiran


Sedikit banyak polah hidup tak sehat kita telah dirasakan oleh tubuh kita sendiri. Musim yang tidak pernah bisa kita prediksikan membuat tubuh kita harus menahan berbagai radikal bebas yang dapat membuat kita terbaring di tempat tidur atau ranjang Rumah Sakit. Hidup kita kini dipenuhi yang serba instan dan cepat, maka tidak heran mati pun instan dan cepat. Manusia kini sebagian besar tidak peduli dengan makanan yang dikonsumsinya karena percaya dengan produk yang dibelinya tanpa memikirkan dampak yang akan ditimbulkan nantinya. Orang yang terbilang High End yang terlihat dari kaca mata dunia luar serba sterill dengan semua yang dikonsumsinya ternyata mempunyai fakta lapangan yang mencengangkan, tidak sedikit dari mereka yang terjangkit penyakit High End pula. Serangan jantung, lever, kanker, dan banyak lagi bahasa medis yang menyebutkan penyakit-penyakit menyeramkan lainnya.

Bagi kaum marginal yang datanya hanya ditemukan di berbagai pelosok desa dan kadang terbilang serba kekurangan mempunyai fakta yang membuat iri yang mengetahuinya, bukan iri kepada keterbatasan ilmu dan uangnya akan tetapi umur mereka bisa dibilang cukup panjang dibandingkan dengan manusia kini pada umumnya. Banyak data ditemukan bahwa masih ada manusia yang hidup satu abad lebih dan mereka bukan dari kalangan orang serba ada dan serba bisa akan tetapi gaya hidup mereka yang sederhana dan tidak berlebihan. Dengan umur mereka yang udah melebihi satu abad lamanya masih dapat ditemukan mereka yang tetap kuat menjalani aktivitas sehari-hari yang bisa dibilang keras.

Mengungkap rahasia apa dibalik kesuksesan umurnya, saya mendatangi salah satu manusia super itu yakni buyut saya sendiri. Ibu dari ibunya ibu, ibu saya.

Tips yang didapat dari beliau adalah:
1. Hindari makanan serba instan.
2. Tidak usah sterill juga karena dengan tidak memakan makanan sampah kuman itu dapat dinetralisir dengan sendirinya dengan tubuh.
3. Usahakan membuat sendiri makanan untuk keperluan sehari-hari.
4. Dalam hidup ada contoh dan bukan contoh. Lama dan tidaknya hidup bukan jadi ukuran manusia sukses, tapi bagaimana dia menjadi sebuah contoh (teladan).
5. Jangan banyak keluh dalam hidup jalani dengan penih suka cita. Stress adalah penyakit yang dapat memperpendek usia.

Demikian tips secara garis besar pesan dari seorang wonderwoman Cilutung II City. Tips dari saya mengakhiri artikel ini adalah:
1. Jangan hindari makan sayur segar.
2. Jangan selalu ikuti kata dokter. Cobalah ikuti kata hati dan kata Nabi.
3. Hindari stress.
4. Hindari obat yang berujung ketergantungan.
5. Alkohol memiliki sifat adict dan tidak baik untuk tubuh serta lingkungan anda. Sebaiknya hindari keinginan anda.
6. Rokok menimbulkan penyakit lahir dan batin. Hindarilah.
7. Pengetahuan anda lebih luas tentang gaya hidup sehat, maka lanjutkanlah.


Sabtu, 02 April 2011

Tetap Hijau



Hijau adalah salah satu warna yang memberi kita energi positif. Ketenangan akan kita dapatkan ketika terlintas di mata kita sebuah panorama indah dari rangkaian warna hijau, layaknya sebuah lagu yang mendayu-dayu dan memberikan hentakan gerakan jantung tenang, sebuah air bening nan menggenang. Membuat kita tenang adalah sebuah pilihan dari setumpuk pilihan liar yang terbangun dari sebuah mimpi, sebuah keinginan akhir dari semua tindakan.
Bumi tercipta telah hijau yang memberikan kita kehidupan. Dan kita telah merusaknya dengan satu kata "Tekhnologi" serta ingin kembali hijau. Untuk tetap hijau.
Hijau takan bertahan lama dengan teknologi yang dikendalikan dengan otak serakah, kita hanya sebentar lagi untuk tetap hijau. Menunggu bumi mengeluarkan kemarahannya. Selama waktu belum menutup matanya, kita berusaha untuk pertahankan hijau, untuk tetap hijau